Penulis: admin123

Mengukur Kemanfaatan Ilmu

Oleh: H. Faris Khoirul Anam (Pengasuh PP Darul Faqih Malang) Kita yang istiqamah hadir di majelis taklim, pengajian, atau ngaji “ndeprok’ ngasahi kitab, ngaji “damparan”, bagaimanakah cara mengukur kemanfaatan ilmu kita? Seorang ulama bernama Syaikh Ibnu Faris dalam Mu’jam Maqayis al-Lughah memberikan standarnya, dengan mengungkap apakah hakikat ilmu itu. Menurut beliau: العِلْمُ مَا يَدُلُّ عَلَى أَثَرٍ يَتَمَيَّزُ بِهِ الشَّخْصُ عَنْ غَيْرِهِ. “Ilmu adalah sesuatu yang menunjukkan pada suatu dampak yang…

Silaturrahmi Virtual

Oleh: H. Faris Khoirul Anam (Pengasuh PP Darul Faqih) Hakikat silaturahmi adalah menyambung kembali kekerabatan yang terputus, tak sekedar kunjungan balasan atau mukafi’. Namun mengunjungi saudara juga usaha baik agar tali itu tak rentan putus, cutel, dan amblas. Kata orang Jawa, “Ben gak kepaten obor.” Di masa pandemi, saat ada penerapan jarak sosial, semoga media sosial menjadi jalan keluar yang tak keluar jalan. Jauh tahun, seorang ulama dari Tarim Hadramaut…

Langsung Takbiran

Seorang kiai pernah didebat bahwa menghidupkan malam hari raya dengan ibadah itu bid’ah, termasuk dipertanyakan mengapa begitu masuk Maghrib 1 Syawal umat Islam langsung bertakbir? Beliau menjawab, bertakbir dengan sempurnanya pelaksanaan puasa Ramadhan itu perintahnya ada dalam al-Qur’an. Allah berfirman: وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ ]البقرة: 185[ “Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu.” (QS. Al-Baqarah: 185) Mengenai ayat ini, Imam…

Tuntunan Doa Ziarah/Berpergian dan Intenerary (Rencana Perjalanan) Wisata Religi Majelis Ahad Pagi Darul Faqih Pandanlandung Malang

Berikut file yang dapat diunduh untuk rencana perjalanan wisata religi majelis Ahad pagi pondok Darul Faqih Malang ITINERARY WISATA RELIGI DARUL FAQIH – 2019 (Klik disini untuk download) Sedangkan berikut file yang dapat diunduh terkait dengan tuntunan Doa Ziarah dan Berpergian TUNTUNAN DOA DAN SAFAR – WISATA RELIGI DARUL FAQIH 2019-1 (Klik disini untuk Download)

Belajar Fikih Media Sosial

  Jakarta_Inmas. Suasana pelaksanaan Rapat Kerja Masional (Rakernas) Kememterian Agama RI Th. 2019 cukup menarik perhatian seluruh peserta, pasalnya, selain mengikuti rangkaian acara sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, setiap peserta mendapatkan buku gratis tentang “Fikih Media Sosial”. Selain mendapatkan buku tersebut secara gratis, peserta Rakernas juga mendapatkan buku tulisan singkat dari Menteri Agama RI yang berisi tentang “Moderasi Untuk Kebersamaan Umat” dengan memaknai Rakernas Kemenag tahun 2019. Kepala Kantor…

Ada Bid’ah di Masjid

Masjid di Indonesia memiliki beragam penyebutan. Ada penyebutan surau, langgar, tajug, mushalla dan lainnya. Untuk masjid pun, ada yang disebut masjid agung, masjid raya, masjid jamik dan sebagainya. Keragaman istilah ini, terkait dengan fungsi, ukuran, kepemilikan dan keberadaannya. Ada masjid yang bisa dipakai untuk shalat Jum’at dan ada yang tidak. Demikian juga, banyak masjid besar dan bertingkat, sehingga memiliki banyak ruangan yang bisa digunakan untuk berbagai macam kegiatan di luar…

Kalimat Ruqyah Malaikat Jibril

Kalimat ruqyah Malaikat Jibril untuk Nabi Muhammad adalah sebagai berikut: بِسْمِ اللَّهِ أَرْقِيكَ، مِنْ كُلِّ شَيْءٍ يُؤْذِيكَ، مِنْ شَرِّ حَاسِدٍ و عَيْنٍ، واللَّهُ يَشْفِيكَ. “Dengan nama Allah aku meruqyahmu, dari segala sesuatu yang mengganggumu, dari setiap kejahatan orang yang hasud dan ‘ain. Semoga Allah menyembuhkanmu.” Lebih lengkapnya silakan lihat di video berikut ini. Semoga bermanfaat

Mengapa Harus Bermadzhab

Yahudi dan Batu

Sumber : reddit.com Perjalanan sejarah Yahudi amat identik dengan batu. Saat membenci Nabi Muhammad, alat pertama yang mereka gunakan untuk menyerang Nabi adalah batu. Mereka melempari Nabi Muhammad dari atap rumah penduduk Makkah dengan batu. Lantas di siang harinya, para sahabat melindungi nabi dari serangan itu juga dengan media yang sama, batu. Yahudi dari Bani Nadhir juga berencana melempari beliau dengan batu. Namun dari wahyu, Nabi mengetahui hal itu maka…

Mengelola Musibah Jadi Bahagia

Saat dirundung musibah, utamanya ditinggal wafat seseorang, kita sering mengucapkan kalimat Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un (sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya-lah kami kembali). Kalimat ini dinamakan istirja’, atau pernyataan kembali kepada Allah. Bila kita renungkan, sasaran kalimat ini adalah kita, bukan orang yang meninggal dunia. Dengan kata lain, kalimat itu untuk mengingatkan kita, bukan doa untuk orang yang terkena musibah! Sedang untuk orang wafat, kita dapat doakan…